Terungkap Kasus Pembunuhan Hayriantira alias Rian

Terungkap Kasus Pembunuhan Hayriantira alias Rian
Diposkan oleh:

Apa Motif Andy Wahyudi, Si Pembunuh Hayriantira alias Rian ?

Kasus pembunuhan Hayriantira, 37 tahun, asisten pribadi bos PTN XL Axiata masih terus diselidiki. Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian sendiri masih mencari motif Andi Wahyudi,38 tahun yang merupakan si pembunuh Hayriantira.

Pihak polisi sendiri kemungkinan akan memeriksa sang ibu Hayriantira, Rukmilah guna mengetahui motif pembunuhan tersebut. “Bisa saja pembunuhan terhadap Rian (Hayriantira) sudah direncanakan,” ungkap Tito Karnavian, Jumat (7/8/2015).

Andy Wahyudi sendiri telah menyimpan rapat perbuatannya itu selama hampir lehih dari 9 bulan. Tindakan pembunuhannya terhadap Rian pada Oktober 2014 lalu baru terungkap pada Agustus 2015.

Hal ini akhirnya terungkap setelah pihak keluarga mencari-cari keberadaan rumah Andy lantaran curiga karena Andy sendiri merupakan teman dekat Rian.

Menurut penjelasan dari Tito Karnavian saat melakukan pemeriksaan, pelaku pembunuhan Rian, Wahyudi mengaku jika dirinya secara sopntan saat melakukan tindakan keji tersebut. Hal itu dilakukannya lantaran sakit hati setelah dihina.

Kami masih mendalami kasus pembunuhan tersebut lantaran motif sesungguhnya masih belum terungkap,” ujar Tito Karnavian.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Andy juga beberapa saksi lain untuk menguak kasus pembunuhan Rian itu. Jika benar terbukti Andy melakukan pembunuhan secara spontan, maka Andy akan dijerat pasal 338 tentang pembunuhan tanpa rencana.

Namun jika terbukti Andy melakukan pembunuhan secara terencana maka dia akan dijerat Pasal 340 KUHPtentang pembunuhan berencana.

Andy Wahyudi sendiri melakukan pembunuhan terhadapHayriantira pada Oktober 2014 silam di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat. Dari hasil pemeriksaan motif pembunuhan Rian ini karena ingin menguasai harta korban.

Namun muncul indikasi lain yang menyebutkan ada motif lain yang didasarkan melalui isi rekaman kamera pengintai yang menampakkan adanya mobil Mobilio dengan pelat nomor palsu. Identitas yang digunakan untuk didaftarkan dalam buku tamu di Hotel Cipagantisendiri pun palsu.

Indikasi perencanaannya sudah cukup jelas dan sudah disiapkan secara matang oleh pelaku,” kata Eddi Ratno, rekan Rian pada Jumat (7/8/2015).